I. PENDAHULUANPasca bencana tsunami menimpa sebagian wilayah pulau Nias pada bulan Desember 2004 dan bencana gempa tektonik bulan Maret 2005, sebagai salah satu NGO yang berdiri sejak tahun 1991 di Nias telah memberi perhatian penuh untuk memfasilitasi masyarakat dalam mempertahankan dan mengembangkan pengetahuan, kearifan dan nilai-nilai budaya Nias yang masih ada untuk menjadikannya sebagai sumber pendidikan tentang manusia yang beradab dan memiliki identitas tersendiri.